Banyak orang yakin bahwa bakat alami menjadi kunci ke pencapaian. Akan tetapi, fakta mengisyaratkan bahwa presensi konsisten umumnya jauh berarti. Partisipasi memberi peluang untuk belajar keterampilan, membangun jejaring, dan menghadapi masalah. Siapa pun dengan bakat yang berpotensi tetapi sering absen, akan sulit untuk mengembangkan kemampuannya